Penjelasan RSUD R Syamsudin Sukabumi Usai Heboh Kabar Pegawainya Ditangkap karena Kasus Narkoba

coba di sini HTML nya

Beredar di kalangan masyarakat Sukabumi soal hasil skrining kesehatan dan keselamatan kerja (K3) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH yang mengungkap sebuah fakta mengejutkan.

Sebanyak 10 pegawainya terbukti positif menggunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza). Bahkan disebutkan, empat di antaranya yang terjaring penyalahgunaan narkoba adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kabar menghebohkan itu juga membuat Gerakan Mahasiswa Daulat Rakyat (GMDR) bersuara. Mereka mengaku memiliki data soal kebenaran isu itu. Itu sebabnya, pihak rumah sakit diminta memberikan penjelasan.Plt Direktur RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, menyatakan pihaknya belum mendapatkan laporan ada pegawai terjaring polisi terkait penyalagunaan narkoba. Jika memang ada aduan yang masuk, mereka siap bertindak.

“Kalau untuk hal tersebut kami tidak mendapatkan laporan resmi tentang itu,” kata Yanyan kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

Namun demikian, terkait hasil skrining yang beredar dia mengakui. Skrining itu dilakukan rumah sakit pada pegawai yang memang sudah terendus melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Jadi misalnya rekan kerjanya tau ini, maka kami secara proaktif melakukan skrining. Tapi kalau yang tadi terkait dengan itu (terjaring operasi narkoba) kami tidak mendapatkan tentang itu, tetapi dari rekan-rekan pegawai yang bersangkutan,” katanya menjelaskan.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar juga membantah menangkap pegawai RSUD terkait kasus narkoba. Dia meyakini bahwa terkuaknya kasus penyalahgunaan narkoba karena adanya skrining yang dilakukan oleh pihak RSUD R Syamsudin.

“Enggak ada itu, enggak ada itu kan sudah ada dari Bunut (RSUD Syamsudin) mengeluarkan rilis,” singkat AKP Tenda.

Tartous2day.news

Tartous2Day News adalah portal berita lokal yang menyediakan informasi terkini tentang kota Tartous dan sekitarnya. Temukan berita, acara, serta ulasan tentang tempat wisata dan kuliner di daerah tersebut.

2025 Anak AS China Dedi Mulyadi Demo Depok DPR Dunia Haji Harga Harga Emas Idul Adha Indonesia Iran Israel Jakarta Jokowi Kasus Kebakaran Kejagung Kesehatan Korupsi KPK Kurban Masyarakat Militer Negara Ormas Papua PDIP Pemerintah Pendidikan Polisi Politik Prabowo Pramono Presiden Raja Ampat Sapi Siswa Tersangka Tips TNI Viral